Tidak Terancam • Lokasi: Gedung B
Krokot mawar (Portulaca grandiflora) adalah tanaman hias sukulen berbunga cerah yang tahan panas dan sering digunakan sebagai penutup tanah di taman.
| Nama ilmiah | Portulaca Grandiflora |
|---|---|
| Famili | Portulacaceae |
| Kode QR | FLR-0041 |
Krokot mawar (Portulaca grandiflora) adalah tanaman hias berbunga yang berasal dari Amerika Selatan, terutama Brasil, Argentina, dan Uruguay, namun kini banyak dibudidayakan di wilayah tropis termasuk Indonesia. Tanaman ini berupa herba sukulen rendah dengan tinggi sekitar 10–30 cm, memiliki batang lunak menjalar, daun kecil tebal berbentuk silindris, serta bunga berwarna cerah seperti merah, kuning, putih, oranye, pink, dan ungu yang menyerupai bunga mawar mini. Tanaman ini sangat tahan panas dan mampu tumbuh baik pada tanah kering atau berpasir.
Selain sebagai tanaman ornamental taman dan penutup tanah, krokot mawar juga memiliki potensi ekologis karena bunganya menarik serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu. Tanaman ini juga mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, dan fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, dan anti-inflamasi dalam berbagai penelitian fitokimia. Secara global tanaman ini umum dibudidayakan sehingga sering dianggap berstatus LC (Least Concern).
-7.2985881, 112.7668959
| Nama Ilmiah | Portulaca Grandiflora |
|---|---|
| Famili | Portulacaceae |
| Kategori | Hias — Tanaman Hias Bunga / Tanaman Penutup Tanah |
| Status Global | LC (Least Concern) / Umum |
| Status Nasional | Cek Lampiran Permen LHK P.106/2018 (berdasarkan nama ilmiah valid) |
| Asal Wilayah | Amerika Selatan |
Pakan penyerbuk, penutup tanah, tanaman tahan kering
Ornamental, potensi herbal antioksidan